Mendaki dan Menyibak Misteri Gunung Arjuno yang Angker


PASURUAN  - Pendakian yang dilakukan oleh Abimanyu dan seorang rekannya bernama si Gundul, mendaki lereng gunung Arjuna yang terletak di kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan , Kedua siswa SMU Muhammadiyah Kota Pasuruan tersebut dikenal sebagai seorang yang menyukai petualangan pendakian,  Senin 18 Juni 2018.

Misteri gunung Arjuno selalu saja menjadi bahan pembicaraan yang menarik bagi kalangan pendaki gunung dan masyarakat yang tinggal di lereng gunung tersebut, termasuk di dalamnya adalah pantangan saat kamu melakukan pendakian di sana, cerita legenda tentang gunung Arjuno, banyak tempat patilasan atau mitos-mitos lain yang lengket sekali ikatannya dengan dunia mistis

Asal-Muasal Nama Gunung Arjuna, Konon, pada jaman dahulu, Arjuna pernah melakukan pertapaan, dengan sangat lama, di sebuah gunung Jawa Timur. Di tengah-tengah pertapaannya, Arjuna mendapatkan kekuatan yang sangat besar, cahaya keluar dari dalam dirinya.

Saking besarnya, kekuatan itu mampu membuat bumi berguncang, halilintar menggelegar di siang bolong, Kawah Condrodimuko menyemburkan laharnya, hujan turun dengan sangat deras hingga mengakibatkan banjir di tanah Jawa dan gunung tempat ia bertapa naik ke atas langit. Dunia kacau balau kala itu.

Kabar kekacauan itu sampai ke kahyangan. Merasa khawatir, akhirnya para dewa mengutus salah satu dari mereka, yaitu Batara Ismaya atau kita kenal dengan sebutan Semar. Dengan kekuatan saktinya, Semar memotong puncak gunung tempat pertapaan Arjuna dan membangunkan Arjuna dari pertapaannya.

Setelah terbangun dari pertapaannya, kemudian Semar memberikan nasihat kepada Arjuna untuk tidak meneruskan pertapaannya. Dunia kembali tentram, gunung yang dijadikan tempat pertapaan Arjuna diberi nama dengan serapan dari namanya, yaitu Arjuno dan puncaknya yang dipotong Semar diberi nama gunung Wukir.

Demikian sekilah cerita tentang Gunung Arjuna yang didengar oleh Abimanyu dari seorang juru kunci yang saat itu berada di Putuk Lesung, lereng gunung Ajuna   /tangguh
Share on Google Plus

About Tribunus Antara

0 komentar:

Posting Komentar