Misteri Penemuan Palu (Hamer) Yang Berusia Ratusan Tahun

Benda aneh ini adalah contoh dari sebuah artifak yang tidak sesuai pada jamannya/ waktunya (out of place artifact – oopart), sebuah istilah yang umumnya diterapkan pada penemuan benda modern yang tampaknya berasal dari periode waktu yang pra-tanggal dalam penemuan tersebut.

'London Hammer' telah menjadi bahan dari beberapa tes dan ada banyak kontroversi sejak pertama kali ditemukan di Texas oleh seorang pendaki pada tahun 1930-an. Sebuah analisis yang dilakukan di Laboratorium Battelle di Ohio, tempat yang sama dimana NASA mengirimkan beberapa batuan bulan untuk pengujian, dikatakan bahwa palu tersebut memiliki sifat metalurgi yang tidak biasa.


Pertanyaan mengenai usia palu, telah dibagi oleh para peneliti. Carl Baugh, yang saat ini memiliki artifak tersebut, berpendapat bahwa palu berasal dari prasejarah dan gagangnya menggunakan batubara selama berabad-abad. Dia juga menulis bahwa fosil pada batuan disekitarnya, “mengandung detail halus, yang menunjukkan bahwa palu ini tidak dirancang ulang, tetapi bagian dari pembentukan asli," yang menunjukkan bahwa keduanya, batu dan palu, berasal dari periode waktu yang sama.

Seorang skeptis Glen J. Kuban memiliki pendapat yang berbeda. Dalam sebuah makalah tahun 1997 ia mengklaim bahwa semua pengujian pada benda tersebut telah dilakukan secara pribadi dan bukan di Laboratorium Battelle. Dia juga menyatakan bahwa hasil tes dapat disimpulkan bahwa palu tersebut hanya berusia 700 tahun dan bahwa Baugh telah menunda tes penanggalan karbon karena dia tidak ingin terbukti salah.

Jadi apakah London Hammer benar-benar berusia jutaan tahun atau itu hanya sebuah peninggalan dari masa belum lama ini? Sampai saat ini usia yang sebenarnya dan asal-usul alat misterius ini masih tetap menjadi misteri.

Share on Google Plus

About Tribunus Antara

0 komentar:

Posting Komentar