Ini Penjelasan Mengenai Apa Itu KItab Henokh (Bagian Kedua)

Apa itu Kitab Henokh?

Kitab Henokh adalah sebuah karya agama Yahudi Kuno, yang dianggap berasal dari Henokh, Kakek buyut Nuh. Saat ini kitab tersebut tidak dianggap sebagai bagian dari Kanon Kitab Suci seperti yang digunakan oleh orang-orang Yahudi, selain dari Beta Israel (Yahudi Ethiopia); atau oleh agam Kristen, terlepas dari Kanon Gereja Ortodoks Ethiopia. Bagaimanapun juga, hal ini berpendapat bahwa semua para penulis Perjanjian Baru tidak asing (familiar) dengan perkataan-perkataan dalam kitab tersebut dan dipengaruhi olehnya dalam cara berpikir dan gaya bicaranya.


Para sarjana Barat saat ini menegaskan bahwa bagian yang lebih tua (terutama pada Kitab Para Pengintai (The Book of the Watchers)) sekitar tahun 300 SM dan bagian terbarunya (Kitab Perumpamaan (Book of Parables)) mungkin disusun pada akhir abad ke-1 SM. Namun, para sarjana Ethiopia umumnya berpendapat bahwa bahasa Ge’ez adalah bahasa asli dari salinan Yunani dan Aram terbentuk, yang menunjukkan bahwa bahasa Ge’ez adalah satu-satunya bahasa dimana naskah lengkap tersebut hingga kini belum ditemukan.

Kitab Henokh masih ada/ eksis sebelum kelahiran Yesus, namun dianggap/ dipertimbangkan oleh banyak orang Kristen dalam bidang teologi dibanding Yahudi. Kitab tersebut dianggap suci oleh banyak umat Kristen awal-awal. Sastra paling awal yang disebut oleh “Bapa-bapa Gereja” penuh dengan referensi pada Kitab misterius ini. Pada awal abad kedua “Surat Barnabas” banyak memanfaatkan Kitab Henokh ini.  Abad kedua dan ketiga “Bapa-bapa Gereja” seperti Justin Martyr, Irenaeus, Origenes dan Klemens dariAleksandria, semuanya memanfaatkan Kitab Henokh. Tertullian (160-230 M) bahkan menyebut Kitab Henokh sebagai “Kitab Suci”. Gereja Ethiopia bahkan menambahkan Kitab Henokh ke Kanon resminya. Secara luas dikenal dan dibaca selama tiga abad setelah Kristus.

Kitab ini dan kitab lainnya menjadi tidak dipercaya/ tidak dianggap setelah Konsili Laodikia. Dan dibawah larangan dari pihak berwenang, dan setelah itu secara bertahap kitab tersebut menghilang dari peredaran. Pada waktu Reformasi Protestan, ada minat baru pada Kitab Henokh ini, yang sudah lama hilang dari dunia modern. Pada akhir 1400-an, rumor mulai menyebar bahwa di suatu tempat, salinan lama Kitab Henokh yang hilang tersebut, mungkin masih ada keberadaannya. Selama ini banyak sekali kitab-kitab yang muncul yang diakui sebagai kitab yang telah lama hilang, namun setelah diketahui secara rinci, kitab tersebut ternyata palsu. Kembalinya Kitab Henokh yang telah lama hilang ke dunia modern, menjadi sebuah pujian bagi penjelajah terkenal, James Bruce, yang pada tahun 1773 telah kembali setelah 6 tahun di Abyssinia bersama 3 salinan Kitab Ethiopia yang hilang. Pada tahun 1821, Richard Laurence menerbitkan ke dalam terjemahan bahasa Inggris yang pertama. Edisi R.H Charles, diterbitkan pada tahun 1921. Tahun-tahun berikutnya, beberapa bagian dari naskah Yunani muncul ke permukaan.  Kemudian dengan adanya penemuan 4 gua dari Gulungan Laut Mati, 7 salinan fragmen naskah Aram ditemukan.

Kitab Henokh dibagi menjadi 5 bagian dasar, tapi pada bagian yaitu Kitab Perumpamaan (1 Henokh 37-71), membuat para sarjana mengalami kesulitan besar dalam hal yang berkaitan dengan sosok yang disebut “Sang Mesias”, “Yang Benar”, “Yang Terpilih”, dan “Anak Manusia”.  Ayat-ayat Kitab Henokh memberitahu kita bahwa wahyu dalam Kitab ini tidak dimaksudkan untuk generasi Henokh, melainkan akan lebih masuk akal lagi jika Kitab ini dimaksudkan untuk generasi setelah Kristus. Kita tahu bahwa gereja mula-mula memanfaatkan Kitab Henokh, yang kemudian hilang, sampai beberapa kali. Mungkin Kitab ini dimaksudkan untuk generasi kita, setelah tersembunyi selama lebih dari ribuan tahun.

Nefilim, Malaikat Yang Jatuh, Raksasa dan Pengintai
Kutipan dari Kitab Henokh

1. Firman yang memberkati Henokh, yang dia telah diberkati sebagai orang pilihan dan benar, yang akan tinggal di hari kesengsaraan, ketika semua orang fasik dan yang tidak beriman harus dihapuskan. Lalu dia mengambil perumpaan dan berkata- Henokh orang yang benar, yang matanya dibukakan oleh Tuhan, melihat penglihatan Yang Mahakudus di Surga, yang para malaikat menunjukkannya padaku, dan dari mereka aku mendengar segala sesuatu, dan dari mereka aku memahami yang aku lihat, tetapi bukan untuk generasi ini, melainkan untuk generasi yang akan datang. Mengenai Yang Terpilih kataku, dan mengambil perumpamaanku tentang mereka: Yang Mahasuci akan keluar dari tempat tinggal-Nya, dan Tuhan yang kekal akan menginjak-injak Bumi, (bahkan) di Gunung Sinai, [Dan muncul dari perkemahan-Nya] Dan muncul dengan kekuatan kuasa-Nya dari Surga. Dan semua akan dipukul dengan rasa takut Dan Pengintai akan membuat gempa, Dan ketakutan besar dan gemetaran akan mengejar mereka sampai ke ujung Bumi. [...]

VI-XI. Jatuhnya Para Malaikat: Demoralisasi Umat Manusia: Syafaat Para Malaikat mewakili Umat Manusia. Malapetaka yang dinyatakan oleh Tuhan kepada Para Malaikat dari Kerajaan Mesianik-(Fragmen Nuh).

6. Dan terjadilah ketika anak-anak manusia telah bertambah banyak bahwa pada masa itu lahirlah daripada mereka anak-anak perempuan yang cantik-cantik dan molek.

Dan para malaikat, anak-anak surga, melihat dan bernafsu pada mereka, dan berkata satu sama lain: “Marilah kita mengambil istri-istri bagi kita dari antara anak-anak manusia itu dan melahirkan anak-anak kita.” Dan Semjâzâ, yang merupakan pemimpin mereka, berkata kepada mereka: “Aku takut kalian tidak akan setuju untuk melakukan perbuatan ini, dan aku sendiri yang akan menanggung hukuman dosa besar.” Dan mereka semua menjawab dan berkata:”Marilah kita semua bersumpah dan semua mengikat diri kita dengan kutukan untuk tidak membatalkan rencana ini melainkan melakukannya.” Kemudian mereka bersumpah bersama-sama dan kutukan ada pada mereka. Dan mereka berada dalam kutukan selama dua ratus tahun; yang turun pada jaman kehidupan Yared di puncak Gunung Hermon, dan mereka menyebutnya Gunung Hermon, karena mereka telah bersumpah dan mengikat diri mereka dengan kutukan. Dan inilah nama pemimpin mereka: Samîazâz, pemimpin mereka, Arâkîba, Râmêêl, Kôkabîêl, Tâmîêl, Ramiel, Danel, Êzêqêêl, Barâqîjâl, Asael, Armârôs, Batârêl, Anânêl, Zaqîêl, Samsâpêêl, Satarêl, Turel, Jômjâêl, Sariel. Ini adalah puluhan pemimpin mereka.

7. Dan bersamaan dengan yang lainnya, mereka mengambil istri bagi mereka, dan masing-masing memilih satu untuk diri sendiri, dan mereka mulai menyukai mereka dan menajiskan diri mereka, dan mereka mengajarkan istri-istri mereka pesona dan daya tarik, dan memotong akar, dan membuat mereka mengenal tanaman. Dan mereka menjadi hamil, dan mereka raksasa besar yang telanjang, yang tingginya 3 ribu meter: yang melahap semua yang didapat oleh manusia. Dan ketika manusia tidak bisa lagi mempertahankan mereka, para raksasa berbalik melawan mereka dan melahap manusia. Dan mereka mulai dosa terhadap burung-burung, dan bintang, dan hewan melata, dan ikan-ikan, dan saling memakan satu sama lain, dan meminum darahnya.

8. Dan Azazel mengajarkan manusia untuk membuat pedang, dan pisau, dan perisai, dan baju zirah, dan memberitahukan kepada mereka logam Bumi dan seni bekerja pada mereka, dan gelang, dan hiasan, dan penggunaan Antimon, dan mempercantik kelopak mata, dan segala macam batu berharga, dan warna. Dan timbullah kefasikan, dan mereka berbuat zinah, dan mereka disesatkan, dan menjadi rusak cara hidup mereka. Semjâzâ mengajarkan pesona, dan akar-akaran, Armârôs yang kemampuannya memecahkan pesona, Barâqîjâl (mengajarkan) astrologi, Kôkabêl mengajarkan rasi bintang, Êzêqêêl mengajarkan pengetahuan tentang awan, Araqiêl mengajarkan tanda-tanda Bumi, Shamsiêl mengajarkan tanda-tanda matahari, dan Sariel mengajarkan bulan. Dan sebagai manusia yang bisa mati, mereka menangis, dan tangisan mereka sampai ke Surga...

9. Dan kemudian Mikael, Uriel, Raphael, dan Gabriel melihat ke bawah dari Surga dan melihat banyak darah yang ditumpahkan di atas Bumi, dan semua kejahatan yang ditimbulkan di atas Bumi. Dan mereka berkata satu sama lain: "Bumi dibuat tanpa tangisan penghuni, suara tangisan mereka sampai ke gerbang Surga. Dan sekarang untuk kalian, orang-orang kudus dari Surga, jiwa-jiwa manusia membuat permohonan, katanya, "Dan mereka berkata kepada Tuhan segala zaman:

"Bawalah permohonan kami ke hadapan Yang Maha Tinggi. "Tuan segala tuan, Tuhan segala tuhan, Raja segala raja, dan Tuhan dari segala zaman, takhta kemuliaan-Mu (mendampingi) bagi semua generasi dari segala zaman, dan nama-Mu yang kudus dan mulia dan memberkati segala zaman! Engkau membuat segala sesuatu, dan Engkau berkuasa atas segala sesuatu: dan segala sesuatu telanjang dan terbuka di mata-Mu, dan Engkau melihat segala sesuatu, dan tidak ada yang dapat menyembunyikan diri dari-Mu. Engkau melihat apa yang telah dilakukan Azazel, yang telah mengajarkan segala kejahatan di Bumi dan mengungkap rahasia abadi yang (dipelihara) di Surga, yang manusia berusaha untuk mempelajarinya: Dan Semjâzâ, yang kepadanya telah Engkau berikan kewenangan untuk memimpin.  Dan mereka telah pergi ke anak perempuan manusia di atas Bumi, dan telah tidur bersama wanita, dan telah mencemarkan diri mereka sendiri, dan mengungkapkan kepada mereka segala macam dosa. Dan wanita itu telah melahirkan raksasa, dan seluruh Bumi demikian telah diisi dengan darah dan kejahatan. Dan sekarang, lihatlah, jiwa-jiwa mereka yang mati menangis dan permohonan mereka ke gerbang Surga, dan ratapan sampai ke Surga:  dan tidak dapat dihentikan karena perbuatan yang melanggar hukum yang dilakukan di Bumi. Dan Engkau tahu segala sesuatunya sebelum itu terjadi dan Engkau melihat itu dan Engkau membuat mereka menderita, dan Engkau tidak mengatakan pada kami apa yang harus kami lakukan untuk mereka dalam hal ini.”

10.
Lalu berfirmanlah Yang Maha Tinggi, Yang Kudus dan Yang Mulia berbicara, dan mengirim Uriel kepada anak Lamekh, dan berkata padanya: “Pergilah kepada Nuh dan katakan padanya dalam nama-Ku”: ‘Sembunyikan dirimu!’ dan ungkapkan padanya mengenai hari akhir segera mendekati: bahwa seluruh Bumi akan hancur, dan banjir akan menimpa seluruh Bumi, dan akan menghancurkan segala isinya. Dan sekarang perintahkan kepadnaya bahwa ia harus pergi dan keturunannya akan dilindungi bagi seluruh generasi di Bumi.”  Dan lagi berfirmanlah Tuhan kepada Raphael: ‘Ikat tangan dan kaki Azazel, dan lemparkan dia ke dalam kegelapan; dan buatlah lubang di padang pasir di Dudael, dan lemparkan ke dalamnya.

Dan tempatkan kepadanya batu kasar dan bergerigi, dan tutupi dia dengan kegelapan, dan biarkan dia tinggal di sana selama-lamanya, dan tutupi wajahnya sehingga dia tidak dapat melihat cahaya. Dan pada hari penghakiman ia akan dilemparkan ke dalam api. Dan pulihkan Bumi yang telah dirusak para malaikat, dan nyatakan pemulihan Bumi, mereka dapat menyembuhkan wabah, dan  semua anak-anak manusia tidak binasa melalui semua hal rahasia yang Para Pengintai telah mengungkapkannya dan telah mengajarkan pada anak-anak mereka. Dan seluruh Bumi telah rusak melalui pekerjaan yang diajarkan oleh Azazel: baginya dianggap berasal dari dosa.’ Dan Gabriel mengatakan pada Tuhan: ‘Menjalankan untuk melawan para terkutuk, dan terhadap anak-anak hasil perzinahan; dan menghancurkan [anak-anak hasil perzinaan dan] anak-anak Para Pengintai dari kalangan manusia [dan menyebabkan mereka keluar]: mengirim mereka satu melawan yang lain supaya mereka saling menghancurkan dalam pertempuran; untuk hari yang panjang mereka tidak memilikinya. Dan tidak ada permintaan bahwa mereka (yaitu nenek moyang mereka) membuat Engkau akan mengabulkannya bagi nenek moyang mereka atas nama mereka; karena mereka berharap untuk menjalani kehidupan yang kekal, dan masing-masing dari mereka akan hidup lima ratus tahun.’

Dan Tuhan berkata pada Mikael: ‘Pergilah, ikat Semjaza dan sekutu-sekutunya yang telah menyatukan diri mereka dengan perempuan sehingga telah mencemarkan diri mereka dalam segala kenajisan mereka. Dan ketika anak-anak mereka telah saling membunuh, mereka telah melihat kehancuran orang yang dicintainya,  segeralah ikat mereka untuk tujuh generasi di lembah-lembah Bumi, sampai hari penghakiman mereka, sampai penghakiman yaitu untuk selama-lamanya. Pada masa itu mereka akan dibawa ke jurang api: dan disiksa dan dipenjara untuk selama-lamanya. Dan siapapun yang akan dikutuk dan dihancurkan dari sejak itu terikat bersama-sama dengan mereka ke akhir dari semua generasi.

Dan menghancurkan semua roh para terkutuk dan anak-anak dari Pengintai, karena mereka telah bersalah kepada umat manusia. Hancurkan semua yang salah dari muka Bumi dan biarkan segala macam perbuatan jahat berakhir: dan biarkan tanaman kebenaran dan kebenaran akan muncul: dan itu akan membuktikan sebuah berkat; karya-karya keadilan dan kebenaran 'akan ditanam dalam kebenaran dan sukacita selama-lamanya.
Share on Google Plus

About Jeliteng

0 komentar:

Posting Komentar