Wujudkan Damai Pilkada Lewat Diskusi Interaktif Damar Jati

KEDIRI. TRIBUNUS.CO.ID -  Acara salah satu televisi swasta lokal “Damar Jati”, kali ini mengangkat tema terkait momentum pilkada yang bakal berlangsung bulan juni mendatang dan Romo Witak Chondro Wijoyo sebagai host, melempar pertanyaan atau argumen kepada nara sumber dari berbagai latarbelakang.

Nara sumber kali ini tidak lepas dari koneksinya dalam pentas pikada ini, ada Kabag Ops Polresta Kediri Kompol Sunardi, Kasdim Kediri Mayor Inf Joni Morwantoto, Ketua KPU Kediri Agus Rofiq, Ketua Panwaslu Kediri Yoni Bambang Suryadi dan ada Inspektorat Pemkot Kediri M.Makiali, Selasa (20/02/2018).

Sebelum masuk ke tema, Romo Witak Chondro Wijoyo membuat parikan terlebih dahulu seputar pilkada yang sudah menjadi ciri khasnya sebelum acara dimulai. Usai parikan, Romo Witak Chondro Wijoyo melempar kata berupa pertanyaan atau argumen kepada para nara sumber. Yang pertama kali dilempar kata adalah Kompol Sunardi dan tentunya kata-kata tersebut berhubungan erat dengan pilkada.

"Kita mempersiapkan pengamanan pilkada mendatang dengan Sispam Kota, artinya kita dalam latihan itu, melakukan simulasi masing-masing tahapan pilkada, apabila sewaktu-waktu ada peristiwa terburuk, bagaimana dan apa saja yang kita lakukan. Semua kita libatkan, ada TNI,  ada Satpol PP,  ada Linmas," terang Kompol Sunardi

Menanggapi pernyataan dari Kompol Sunardi, Mayor Inf Joni Morwantoto juga sependapat akan hal tersebut, dan Kodim 0809/Kediri menurutnya, juga sudah mempersiapkan segala hal terkait dengan pengamanan sebelum, saat dan sesudah pilkada mendatang. Demikian juga himbauan atau arahan internal dari Kodim Kediri, juga dilakukan, seiring dengan posisinya yang harus netral dalam pesta demokrasi 5 tahunan timgkat regional ini.

Sementara itu, Agus Rofiq menjelaskan ,"KPU sudah menetapkan nomor urut dari masing-masing pasangan calon walikota dan wakil walikota, dan itu sudah ditetapkan. Kita juga sudah menjadwalkan agenda kampanye masing-masingan pasangan calon walikota dan wakil walikota. Minggu kemarin, kita juga sudah melaksanakan penandatanganan deklarasi dan pawai kampanye damai, dan semua berjalan lancar."

Tak ketinggalan, Yoni Bambang Suryadi angkat bicara, terkait agenda pilkada mendatang, ia berharap, segala ketentuan yang sudah ditetapkan agar dipatuhi semua pihak, baik pasangan calon walikota dan wakil walikota maupun pendukungnya. Menurutnya, segala bentuk praktek-praktek kecurangan dalam pilkada sudah ada aturannya, jadi tidak perlu lagi dikhawatirkan apabila akan terjadi tindakan negatif tersebut.

Di akhir acara, seperti biasa, kalimat yang sudah umum terdengar mengakhirinya ,”Kecap dibacem dicampur gulo. Mboten ngecap namung wicoro. Cekap semanten atur kawulo. Wonten lepat nyuwun sepuro.”   (jos)
Share on Google Plus

About Redaksi Tribunus-Antara

0 komentar:

Posting Komentar